Minggu, 27 Januari 2013

Negative Impact Homework For Elementary School Students

   Selain memiliki manfaat, PR (pekerjaan rumah) juga mengandung risiko yang tidak baik bagi pertumbuhan anak. Memang, PR memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah membangun kebiasaan baik untuk belajar di rumah, melatih anak untuk belajar sendiri (independent learning), memungkinkan orangtua untuk memonitor apa saja yang anak dipelajari di sekolah, dan sebagainya.
Namun, pada pelaksanaannya, manfaat-manfaat tersebut justru jarang muncul, khususnya bagi siswa SD. Anak malah merasakan berbagai hal negatif, misalnya yang paling sering adalah perasaan tertekan. Efek selanjutnya, anak menjadi malas ke sekolah dan semakin “alergi” terhadap berbagai mata pelajaran. Efek negatif tersebut muncul karena kekeliruan pada tataran praktis, yakni guru terlalu banyak memberikan PR kepada anak. Padahal menurut International Academy of Education (IAE), PR bisa bermanfaat jika diberikan secara teratur (lihat Educational Practices Series 2, bagian Parents and Learning oleh Sam Redding). Jadi manfaat PR tidak tergantung pada jumlahnya, tetapi lebih pada keteraturan.
International Academy of Education lebih lanjut mencontohkan penerapan keteraturan itu. Pihak sekolah memberikan PR yang bisa dikerjakan selama 10 menit setiap malam untuk siswa kelas pertama SD. Kemudian pada kelas berikutnya, diberi tambahan 10 menit. Demikian seterusnya untuk kelas selanjutnya. Keteraturan ini sangat baik untuk memaksimalkan manfaat PR bagi si kecil.
         Jika Anda merasa bahwa PR yang dibebankan kepada buah hati Anda terlalu banyak dan berat, sebaiknya Anda mengomunikasikannya kepada guru atau kepala sekolah. Diharapkan terjadi diskusi yang positif dan membangun demi kebaikan seluruh siswa, khususnya putra-putri Anda

0 komen:

Posting Komentar

Friends

About We

We Blogger. Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip We Blog

© We Blogger | Powered by Blogger | Happy Day Template designed by BlogSpot Design - Ngetik Dot Com